Contoh Kerjasama Jejaringan
Contoh kerjasama jejaringan
perpustakaan
Perlu
disadari bersama bahwa tidak satu pun perpustakaan dapat berdiri sendiri dalam
arti koleksinya mampu memenuhi kebutuhan informasi pemakainya maka diperlukan
kerja sama antar perpustakaan. Hal ini berarti perpustakaan memerlukan
pertemanan, membuka jaringan-jaringan dengan berbagai perpustakaan yang satu
visi sehingga satu dengan yang lain dapat saling mengisi kekurangan
masing-masing, tentu saja proses ini memerlukan kesepakatan-kesepakatan yang
harus diketahui bersama kesepakatan dalam jaringan pertemanan ini yang kemudian
dapat digunakan sebagai alat bekerja sama. Menurut pakar jaringan ,Atherton (1977) berpendapat
bahwa dalam sistem jaringan tiap peserta sistem diharapkan sampai kepada tujuan
yang telah disepakati bersama dan untuk tujuan tadi perpustakaan menghimpun
sumber tenaga, biaya, alat,dan keterampilan pengelolaan. Karena bentuknya nanti
adalah jaringan maka yang perlu dipersyaratkan adalah kesepahaman, sumber daya
manusia yang mumpuni, keaktifan dalam kegiatan berjejaring, pengetahuan
kebutuhan pemakai- pemakainya. Dalam undang-undang UU
No 43 tahun 2007 tentang perpustakaan Pasal 42 Perpustakaan harus melakukan kerja
sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan layanan kepada pemustaka.
•
Peningkatan
layanan kepada pemustaka
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bertujuan
untuk meningkatkan jumlah pemustaka yang dapat dilayani dan meningkatkan mutu
layanan perpustakaan.
•
Kerja sama
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan peningkatan layanan sebagaimana dimaksud
pada ayat (2) dilakukan dengan memanfaatkan sistem jejaring perpustakaan
yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi.
Salah
satu contoh bentuk kerjasama adalah antara Arsip Nasional Republik Indonesia
(ANRI) dan Universitas Lampung (Unila) menandatangani nota kesepahaman hari
ini, Jumat (21/11). Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan langsung Kepala
Arsip Nasional RI Drs. Mustari Irawan, M.P.A., dan Rektor Unila Prof. Dr. Ir.
Sugeng P. Harianto, M.S.,di ruang sidang Rektorat lantai II. Mustari dalam sambutannya mengatakan, kesepakatan
dilakukan guna memberdayakan dan menyelamatakan arsip yang berkaitan dengan
dokumen penting di perguruan tinggi, termasuk Unila. “Keinginan
kami untuk melakukan kerja sama ini adalah niat keinginan yang ikhas demi
kemajuan bersama, untuk Unila, juga untuk pengembangan arsip nasional. Kami
melihat ini sangat penting karena perguruan tinggi merupakan pusat peradaban
dan pengetahuan. Akan banyak dilahirkan karya-karya ilmiah dan intelektual yang
dapat diberikan oleh bangsa ini. Oleh karena itu semua hal-hal terkait harus
disimpan di mana fungsi itu dilakukan oleh lembaga kearsipan,” ujarnya.
Pihaknya
mengapresiasi upaya pengembangan Unila dengan membentuk Unit Pelaksana Teknis
(UPT) Kearsipan. Kendati demikian Mustari mengingatkan, tugas dan tantangan sebagai
unit baru akan sangat besar sekali karena merupakan lembaga penyimpan
arsip-arsip statis yang berisi khasanah kekayaan intelektual Unila. Terlebih,
karya-karya ilmiah tersebut berasal dari seluruh fakultas di kampus setempat. “Seluruh
dokumen penting, termasuk juga hasil-hasil penelitian baik yang berasal dari
mahasiswa maupun dosen akan disimpan di UPT ini. Arsip-arsip tersebut adalah
monumental penting bagi Unila,” tandasnya. Dalam penyampaian materinya Mustari
juga menjelaskan, berdasarkan pasal 6 ayat 4 UU No 43 tahun 2009 tentang
kearsipan, penyelengaraan kearsipan universitas menjadi tanggung jawab
perguruan tinggi (PT) dan dilaksanakan oleh lembaga kearsipan setempat. Arsip
yang dihasilkan PT merupakan informasi terekam (recorded information) atas
pelaksanaan fungsi da tugas PT sebagai lembaga pendidikan, riset, dan
pengabdian masyarakat. Arsip yang dihasilkan PT merupakan refleksi capaian
iptek dan benteng peradaban suatu bangsa.
Referensi
Suwarno,Wiji. Konsep Dasar
Jaringan Kerja Sama Perpustakaan dan Informasi: http://repository.ut.ac.id/4203/1/PUST4316-M1.pdf
https://www.unila.ac.id.
Terimakasih infonya,moga bermanfaat
BalasHapusSudah bagus akan lebih bagus lagi jika dijabarkan poin-poin kerjasama nya akan lebih baik.
BalasHapusGood Job, Salnia.
Nilai: B+